<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Hukum Parfum Alkohol Dalam Islam</title>
	<atom:link href="http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/</link>
	<description>&#34;Tidakkah wajah dan leher manusia dijerembabkan ke dalam api neraka kecuali akibat apa yang diucapkan lidah-lidah mereka&#34; - “Barangsiapa dikehendaki Allah atasnya kebaikan niscaya ia akan difahamkan akan agamanya”</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 10:48:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: agus dray</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1826</link>
		<dc:creator>agus dray</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 03:04:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1826</guid>
		<description>boleh gak kalw saya memberikan pndapat saya....???
kn alkohol sftx mnguap,,nah klaw seandainya di semprotkn dlu beberapa saat stlah itu dpakai kan udah gak da alkoholnya,,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>boleh gak kalw saya memberikan pndapat saya&#8230;.???<br />
kn alkohol sftx mnguap,,nah klaw seandainya di semprotkn dlu beberapa saat stlah itu dpakai kan udah gak da alkoholnya,,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: 8tunas8</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1717</link>
		<dc:creator>8tunas8</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:32:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1717</guid>
		<description>Desta
Al-hamdulillah, setelah saya membaca keterangan dan pertanyaan dari sahabat-sahabati saya merasa cukup puas dengan keterangan dan pertanyaan tersebut. Tetapi, disisi lain ada 1 keganjilan dalam benak saya dari dulu. Yang ingin saya tanyakan :sebenarnya bagaimana hukum asal memakai parfum bagi para wanita ?dan parfum jenis apa dan merek apa yang boleh dipakai oleh wanita ?



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu al Maira :&lt;/strong&gt;
Boleh, tapi tidak seperti wanita2 jaman sekarang. “Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka dia seorang pezina” (HR Ahmad, 4/418; shahihul jam’: 105). Jenisnya yang tidak semerbak seperti parfum-parfum kebanyakan pada saat ini. 

Allahu &#039;alam &lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Desta<br />
Al-hamdulillah, setelah saya membaca keterangan dan pertanyaan dari sahabat-sahabati saya merasa cukup puas dengan keterangan dan pertanyaan tersebut. Tetapi, disisi lain ada 1 keganjilan dalam benak saya dari dulu. Yang ingin saya tanyakan :sebenarnya bagaimana hukum asal memakai parfum bagi para wanita ?dan parfum jenis apa dan merek apa yang boleh dipakai oleh wanita ?</p>
<blockquote><p><strong>Abu al Maira :</strong><br />
Boleh, tapi tidak seperti wanita2 jaman sekarang. “Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka dia seorang pezina” (HR Ahmad, 4/418; shahihul jam’: 105). Jenisnya yang tidak semerbak seperti parfum-parfum kebanyakan pada saat ini. </p>
<p>Allahu &#8216;alam </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Al-Iman</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1670</link>
		<dc:creator>Al-Iman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 01:44:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1670</guid>
		<description>Memabukkan di sini secara tidak langsung menggambarkan bahwa penggunaan parfum itu menimbulkan perasaan yang berlainan pada orang lain. baik itu perasaan yang positif atau pun sebaliknya, bagi laki-laki yang menyadari bahwa parfum ini akan menggoda timbulnya syahwat, maka ia akan menegur secara tidak langsung (melalui pihak lain) pada wanita yang menggunakan parfum tersebut. karena ia menyadari hal tersebut dikhawatirkan menimbulkan hal-hal negatif. menurut saya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memabukkan di sini secara tidak langsung menggambarkan bahwa penggunaan parfum itu menimbulkan perasaan yang berlainan pada orang lain. baik itu perasaan yang positif atau pun sebaliknya, bagi laki-laki yang menyadari bahwa parfum ini akan menggoda timbulnya syahwat, maka ia akan menegur secara tidak langsung (melalui pihak lain) pada wanita yang menggunakan parfum tersebut. karena ia menyadari hal tersebut dikhawatirkan menimbulkan hal-hal negatif. menurut saya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu abdillah</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1628</link>
		<dc:creator>abu abdillah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 16:26:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1628</guid>
		<description>assalamu &#039;alaikum kepada semua pengunjung dan komentator,

1. saya hanya ingin mengingatkan, janganlah kita (yang diciptkan oleh ALLAh subhanahu wata&#039;ala) berandai-andai atau akal-akalan dalam memahami agama-Nya.
2. Bahwa berbeda antar orang yang memiliki ilmu dengan yang tidak memiliki ilmu dalam memahami sesuatu.

3. sehingga, jika kalian tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu, maka jangan kaliannnya mengatakannya sampaikan kalian mendengarkan para &#039;alim mengatakanya.

4. pelajarilah agama ini dari manhaj yang benar, dari mereka-mereka yang mempelajari alquran dan hadist rasulullah yang shahih

5. yaitu mereka yang telah disebutkan dalam banyak ayat alquran tentang lurus hati mereka diatas agama, kokohnya hati mereka di atas agama dan kuatnya pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap agama</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu &#8216;alaikum kepada semua pengunjung dan komentator,</p>
<p>1. saya hanya ingin mengingatkan, janganlah kita (yang diciptkan oleh ALLAh subhanahu wata&#8217;ala) berandai-andai atau akal-akalan dalam memahami agama-Nya.<br />
2. Bahwa berbeda antar orang yang memiliki ilmu dengan yang tidak memiliki ilmu dalam memahami sesuatu.</p>
<p>3. sehingga, jika kalian tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu, maka jangan kaliannnya mengatakannya sampaikan kalian mendengarkan para &#8216;alim mengatakanya.</p>
<p>4. pelajarilah agama ini dari manhaj yang benar, dari mereka-mereka yang mempelajari alquran dan hadist rasulullah yang shahih</p>
<p>5. yaitu mereka yang telah disebutkan dalam banyak ayat alquran tentang lurus hati mereka diatas agama, kokohnya hati mereka di atas agama dan kuatnya pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap agama</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hamdan</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1466</link>
		<dc:creator>hamdan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 14:35:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1466</guid>
		<description>yah mungkin kita semua bisa mencari sumber bacaan lain..untuk lebih meyakinkan diri kita mengenai permasalahan ini.
saya membaca dari sumber lain :
http://catur.web.id/blog/index.php/2007/09/07/26/

cukup membantu..

terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah mungkin kita semua bisa mencari sumber bacaan lain..untuk lebih meyakinkan diri kita mengenai permasalahan ini.<br />
saya membaca dari sumber lain :<br />
<a href="http://catur.web.id/blog/index.php/2007/09/07/26/" rel="nofollow">http://catur.web.id/blog/index.php/2007/09/07/26/</a></p>
<p>cukup membantu..</p>
<p>terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dedy</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1439</link>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 14:09:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1439</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaikum.......
Ma&#039;af ya ustadz, sayakan hanya mencari titik terangnya saja. Karena halal haram itukan harus pasti. Jangan sampai kita memakai atau mengkonsumsi sesuatu barang yang dianggap halal tetapi dihati kita masih ragu (boleh gak2x)..... iya gak..... Karena dalam beragama kita harus mempunyai ketetapan hati atau tidak ada keraguan untuk berbuat dan untuk tidak berbuat.
Wassalaamu&#039;alaikum.




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu Al Maira :&lt;/strong&gt;

Alaikumussalam warahmatullah....

Yang anda katakan benar,,,, Yang meragukan ya ditinggalkan....&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaikum&#8230;&#8230;.<br />
Ma&#8217;af ya ustadz, sayakan hanya mencari titik terangnya saja. Karena halal haram itukan harus pasti. Jangan sampai kita memakai atau mengkonsumsi sesuatu barang yang dianggap halal tetapi dihati kita masih ragu (boleh gak2x)&#8230;.. iya gak&#8230;.. Karena dalam beragama kita harus mempunyai ketetapan hati atau tidak ada keraguan untuk berbuat dan untuk tidak berbuat.<br />
Wassalaamu&#8217;alaikum.</p>
<blockquote><p><strong>Abu Al Maira :</strong></p>
<p>Alaikumussalam warahmatullah&#8230;.</p>
<p>Yang anda katakan benar,,,, Yang meragukan ya ditinggalkan&#8230;.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sobase</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1434</link>
		<dc:creator>Sobase</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 11:46:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1434</guid>
		<description>Terima kasih bro pencerahannya...
Kalo saya liat dari komentar yg dikirim, bukan cuman sy yg salah nangkep tulisan anda...sy sendiri bukan ahli nulis. Tapi kalo bro mau terbuka mungkin bisa menjadikan ini pelajaran/koreksi buat tulisannya biar lebih baik lagi gituh...
Soal sentimen sama Albani...aduh jangan berprasangka buruk dulu deh...sayang dengan ilmunya anda kalau anda selalu berprangka buruk pd orang yg mempertanyakan tulisan anda.


&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu Al Maira :&lt;/strong&gt;

maaf sebelumnya kalo berkesan saya tidak mau dikritik... Tidak, tidak seperti itu... Hanya saja anda mengatakan sesuatu yang tidak saya tuliskan.... Itu saja... 
Dan satu hal lagi, ini bukan tulisan dari pemikiran saya. Tapi saya hanya menuliskan kembali dari apa yang saya baca. 

Saya tidak berprasangka buruk dengan anda, tapi silahkan anda lihat komentar2 anda [terutama tentang syaikh]. Ilmu kita masih sama2 cetek dibandingkan dengan beliau. Bukan saya menganggap beliau pasti benar. Tapi tolong perbaiki komentar dan sanggahan anda. &lt;/blockquote&gt;



Sy ini blm tahu banyak tentang Albani. Saat ini sy lagi mempelajari siapakah beliau ini....Saya baru mendengarnya setelah Manhaj Salafy (ada yg bilang Wahabi) marak di Indonesia.
Tentu saja saya akan banyak mengklarifikasi dan menguji setiap pertanyataan/fatwa beliau, intinya adalah u/ berhati-hati. 
Kan seperti yg biasa di dengung2x kan oleh orang manhaj Salafi  katanya kita jangan taklid, harus mau belajar, jangan bid&#039;ah dsb2x...Justru dlm rangka tidak taklid dn belajar inilah saya harus mempertanyakan...betul nggak bro?



&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu Al Maira :&lt;/strong&gt;
Jika anda ingin belajar, pelajarilah manhaj ini dengan benar. Jangan anda mengindentikkan manhaj ini dengan salah satu ulama misalnya. Walaupun syaikh al Albani memang dia adalah salah satu ulama besar ahlus sunnah. 

Memang benar kita tidak boleh taqlid buta [walaupun ada beberapa hal yang membolehkan seseorang taqlid kepada orang yang lebih &#039;alim], syaikh al Albani sendiripun melarang ummat untuk tidak bersikap taqlid buta. 
Sebagai konsekuensinya kita harus belajar dulu, belajar dengan benar. Saya tidak dalam posisi untuk bisa menasehati anda bagaimana cara belajar dan mengenal dakwah manhaj salafus shalih ini. Ada baiknya anda menghadiri ta&#039;lim2 dan kajian2 yang dilakukan oleh para ustadz2 yang berada diatas manhaj ini.&lt;/blockquote&gt;




Tapi kalau hadist2x shahih yg dia nukilkan tentu saya terima kecuali kpd pendapat pribadinya, sy hrs menelitinya dulu ...Anda sendiri gimana, taklid enggak sama Albani? ada enggak contoh yg anda tdk setuju dengan beliau?..Atau anda sudah menganggap semua pernyataan dia itu benar?

Trims bro, bagaimanapun tulisan2x anda sedikit/banyak menambah wawasan ke-ilmuan sy..




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu Al Maira :&lt;/strong&gt;

Silahkan jika anda memang ingin mengkritisi pendapat2 syaikh al Albani. Dan palilng tidak anda harus memiliki ilmu yang mumpuni untuk mengkritisi pendapat syaikh. Jangan sampai anda mengcounter pendapat syaikh hanya karena pendapat syaikh berbeda dengan yang lain. 
Jangan sampai mengatakan &quot;kata ustadz anu&quot;, &quot;kata syaikh anu&quot;, &quot;kata kyai anu&quot;. 

Ada beberapa pendapat syaikh yang memang saya tidak sependapat dengan beliau [dan inipun merujuk kepada pendapat dari penjelasan2 ulama lainnya]. Dan hal ini bukan berarti saya meremehkan atau tidak menghormati beliau dan ulama2 lain yang sependapat sama dengan beliau. 
Misalnya tentang pendapat beliau mengenai haramnya mengenakan emas yang melingkar bagi wanita. Dan juga pendapat beliau mengenai haramnya jual beli kredit dengan penambahan harga.
Dan yang perlu diingat, ini adalah perkara ijtihad. Masalah khilaf para ulama, bukan perkara sentimen....

Begitu juga misalnya dengan pendapat syaikh Bin Baz tentang posisi tangan bersedekap pada waktu i&#039;tidal, saya cenderung mengikuti pendapat syaikh al Albani.

Para ulama itu tidak maksum pak, bisa saja mereka tersalah. Jangankan ulama2 belakangan ini, ulama2 dahulupun pernah tersalah. Tengoklah Ibnu Hajar, Imam Nawawi, Imam al Ghazali.... Tapi bukan serta merta lantas kita mendiskreditkan mereka karena kesalahan mereka... Ilmu kita masih jauh dari mereka pak...

Ya semoga saja Allah membudahkan kita mempelajari agamaNya...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih bro pencerahannya&#8230;<br />
Kalo saya liat dari komentar yg dikirim, bukan cuman sy yg salah nangkep tulisan anda&#8230;sy sendiri bukan ahli nulis. Tapi kalo bro mau terbuka mungkin bisa menjadikan ini pelajaran/koreksi buat tulisannya biar lebih baik lagi gituh&#8230;<br />
Soal sentimen sama Albani&#8230;aduh jangan berprasangka buruk dulu deh&#8230;sayang dengan ilmunya anda kalau anda selalu berprangka buruk pd orang yg mempertanyakan tulisan anda.</p>
<blockquote><p><strong>Abu Al Maira :</strong></p>
<p>maaf sebelumnya kalo berkesan saya tidak mau dikritik&#8230; Tidak, tidak seperti itu&#8230; Hanya saja anda mengatakan sesuatu yang tidak saya tuliskan&#8230;. Itu saja&#8230;<br />
Dan satu hal lagi, ini bukan tulisan dari pemikiran saya. Tapi saya hanya menuliskan kembali dari apa yang saya baca. </p>
<p>Saya tidak berprasangka buruk dengan anda, tapi silahkan anda lihat komentar2 anda [terutama tentang syaikh]. Ilmu kita masih sama2 cetek dibandingkan dengan beliau. Bukan saya menganggap beliau pasti benar. Tapi tolong perbaiki komentar dan sanggahan anda. </p></blockquote>
<p>Sy ini blm tahu banyak tentang Albani. Saat ini sy lagi mempelajari siapakah beliau ini&#8230;.Saya baru mendengarnya setelah Manhaj Salafy (ada yg bilang Wahabi) marak di Indonesia.<br />
Tentu saja saya akan banyak mengklarifikasi dan menguji setiap pertanyataan/fatwa beliau, intinya adalah u/ berhati-hati.<br />
Kan seperti yg biasa di dengung2x kan oleh orang manhaj Salafi  katanya kita jangan taklid, harus mau belajar, jangan bid&#8217;ah dsb2x&#8230;Justru dlm rangka tidak taklid dn belajar inilah saya harus mempertanyakan&#8230;betul nggak bro?</p>
<blockquote><p><strong>Abu Al Maira :</strong><br />
Jika anda ingin belajar, pelajarilah manhaj ini dengan benar. Jangan anda mengindentikkan manhaj ini dengan salah satu ulama misalnya. Walaupun syaikh al Albani memang dia adalah salah satu ulama besar ahlus sunnah. </p>
<p>Memang benar kita tidak boleh taqlid buta [walaupun ada beberapa hal yang membolehkan seseorang taqlid kepada orang yang lebih 'alim], syaikh al Albani sendiripun melarang ummat untuk tidak bersikap taqlid buta.<br />
Sebagai konsekuensinya kita harus belajar dulu, belajar dengan benar. Saya tidak dalam posisi untuk bisa menasehati anda bagaimana cara belajar dan mengenal dakwah manhaj salafus shalih ini. Ada baiknya anda menghadiri ta&#8217;lim2 dan kajian2 yang dilakukan oleh para ustadz2 yang berada diatas manhaj ini.</p></blockquote>
<p>Tapi kalau hadist2x shahih yg dia nukilkan tentu saya terima kecuali kpd pendapat pribadinya, sy hrs menelitinya dulu &#8230;Anda sendiri gimana, taklid enggak sama Albani? ada enggak contoh yg anda tdk setuju dengan beliau?..Atau anda sudah menganggap semua pernyataan dia itu benar?</p>
<p>Trims bro, bagaimanapun tulisan2x anda sedikit/banyak menambah wawasan ke-ilmuan sy..</p>
<blockquote><p><strong>Abu Al Maira :</strong></p>
<p>Silahkan jika anda memang ingin mengkritisi pendapat2 syaikh al Albani. Dan palilng tidak anda harus memiliki ilmu yang mumpuni untuk mengkritisi pendapat syaikh. Jangan sampai anda mengcounter pendapat syaikh hanya karena pendapat syaikh berbeda dengan yang lain.<br />
Jangan sampai mengatakan &#8220;kata ustadz anu&#8221;, &#8220;kata syaikh anu&#8221;, &#8220;kata kyai anu&#8221;. </p>
<p>Ada beberapa pendapat syaikh yang memang saya tidak sependapat dengan beliau [dan inipun merujuk kepada pendapat dari penjelasan2 ulama lainnya]. Dan hal ini bukan berarti saya meremehkan atau tidak menghormati beliau dan ulama2 lain yang sependapat sama dengan beliau.<br />
Misalnya tentang pendapat beliau mengenai haramnya mengenakan emas yang melingkar bagi wanita. Dan juga pendapat beliau mengenai haramnya jual beli kredit dengan penambahan harga.<br />
Dan yang perlu diingat, ini adalah perkara ijtihad. Masalah khilaf para ulama, bukan perkara sentimen&#8230;.</p>
<p>Begitu juga misalnya dengan pendapat syaikh Bin Baz tentang posisi tangan bersedekap pada waktu i&#8217;tidal, saya cenderung mengikuti pendapat syaikh al Albani.</p>
<p>Para ulama itu tidak maksum pak, bisa saja mereka tersalah. Jangankan ulama2 belakangan ini, ulama2 dahulupun pernah tersalah. Tengoklah Ibnu Hajar, Imam Nawawi, Imam al Ghazali&#8230;. Tapi bukan serta merta lantas kita mendiskreditkan mereka karena kesalahan mereka&#8230; Ilmu kita masih jauh dari mereka pak&#8230;</p>
<p>Ya semoga saja Allah membudahkan kita mempelajari agamaNya&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sobase</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1431</link>
		<dc:creator>Sobase</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 12:32:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1431</guid>
		<description>Aduh mas..
Saya bacanya pusing niy..kagak ngerti. Apa karena OOT. Mudah2x an enggak....he..he...
Tapi kayaknya bahasan anda tertukar belukar  deh antara halal, haram dan najis...
Kesimpulan Alkohol itu haram kan karena memabukannya..bukan karena najisnya...dan memabukan itu karena diminum, bukan karena di oleskan ke kulit. Blm pernah denger ada org mabuk gara2x di olesi alkohol...he..he..
Apakah setiap yg haram itu najis?Kalau yg najis itu haram di makan sy percaya...
Jangan marah yah...sy nyari pencerahan kok bukan perdebatan....




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu Al Maira :&lt;/strong&gt;

Ya berarti memang anda yang belum mengerti... Tidak ada yang tertukar antara halal, najis atau haram, yang membuat bingung karena anda memang belum mengerti....

Tidak pernah saya menuliskan bahwa alkohol adalah najis, dia dikatakan haram karena bersifat khamr. Lantas siapa pula yang mengatakan mengoleskan alkohol untuk suntikan adalah haram. Coba diulangi lagi bacanya... [Kalo saya perhatikan kayaknya anda jadi sentimen dengan pendapat2nya syaikh al Albani nih]

Oh ya, yang haram belum tentu najis... Ah dikau ada2 saja.....&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aduh mas..<br />
Saya bacanya pusing niy..kagak ngerti. Apa karena OOT. Mudah2x an enggak&#8230;.he..he&#8230;<br />
Tapi kayaknya bahasan anda tertukar belukar  deh antara halal, haram dan najis&#8230;<br />
Kesimpulan Alkohol itu haram kan karena memabukannya..bukan karena najisnya&#8230;dan memabukan itu karena diminum, bukan karena di oleskan ke kulit. Blm pernah denger ada org mabuk gara2x di olesi alkohol&#8230;he..he..<br />
Apakah setiap yg haram itu najis?Kalau yg najis itu haram di makan sy percaya&#8230;<br />
Jangan marah yah&#8230;sy nyari pencerahan kok bukan perdebatan&#8230;.</p>
<blockquote><p><strong>Abu Al Maira :</strong></p>
<p>Ya berarti memang anda yang belum mengerti&#8230; Tidak ada yang tertukar antara halal, najis atau haram, yang membuat bingung karena anda memang belum mengerti&#8230;.</p>
<p>Tidak pernah saya menuliskan bahwa alkohol adalah najis, dia dikatakan haram karena bersifat khamr. Lantas siapa pula yang mengatakan mengoleskan alkohol untuk suntikan adalah haram. Coba diulangi lagi bacanya&#8230; [Kalo saya perhatikan kayaknya anda jadi sentimen dengan pendapat2nya syaikh al Albani nih]</p>
<p>Oh ya, yang haram belum tentu najis&#8230; Ah dikau ada2 saja&#8230;..</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dedy</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1427</link>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 12:52:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1427</guid>
		<description>Assalaamu &#039;alaikum
Inti dari  &quot;setiap yang memabukkan adalah haram&quot; berlaku untuk apa? khusus untuk makanan dan minumankah atau semua, misalnya memakai parfum, suntik (sebelumnya diolesi dulu dengan alkohol). Barometer &quot;sedikit&quot; dan &quot;banyak&quot; diukur dengan apa? dengan kuantitasnyakah atau dengan kualitas (persen) seperti parfum di bawah 50 % boleh di pakai. Lantas bagaimana dengan minuman bir yang persentase alkoholnya hanya 5 sampai dengan 15 persen. Masih bolehkah untuk diminum?
Sekian terima kasih.
Wassalamu &#039;alaikum.




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu Al Maira :&lt;/strong&gt;

Alaikumussalam warahmatullah....

Ya berlaku untuk semua, termasuk ganja [yang tidak dimakan/diminum tapi dihisap]. Mengenai masalah suntik yang diolesi alkohol, ya tidak termasuk.

Mengenai barometer banyak atau sedikitnya, silahkan baca ulang tulisan dan komentar-komentar diatas. Kalau kurang jelas, bisa tanya lagi.
Semoga membantu.....&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu &#8216;alaikum<br />
Inti dari  &#8220;setiap yang memabukkan adalah haram&#8221; berlaku untuk apa? khusus untuk makanan dan minumankah atau semua, misalnya memakai parfum, suntik (sebelumnya diolesi dulu dengan alkohol). Barometer &#8220;sedikit&#8221; dan &#8220;banyak&#8221; diukur dengan apa? dengan kuantitasnyakah atau dengan kualitas (persen) seperti parfum di bawah 50 % boleh di pakai. Lantas bagaimana dengan minuman bir yang persentase alkoholnya hanya 5 sampai dengan 15 persen. Masih bolehkah untuk diminum?<br />
Sekian terima kasih.<br />
Wassalamu &#8216;alaikum.</p>
<blockquote><p><strong>Abu Al Maira :</strong></p>
<p>Alaikumussalam warahmatullah&#8230;.</p>
<p>Ya berlaku untuk semua, termasuk ganja [yang tidak dimakan/diminum tapi dihisap]. Mengenai masalah suntik yang diolesi alkohol, ya tidak termasuk.</p>
<p>Mengenai barometer banyak atau sedikitnya, silahkan baca ulang tulisan dan komentar-komentar diatas. Kalau kurang jelas, bisa tanya lagi.<br />
Semoga membantu&#8230;..</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: chiemow</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1416</link>
		<dc:creator>chiemow</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 11:33:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1416</guid>
		<description>maaf nih melenceng sedikit.. tapi masih masalah alkohol.. kalau penggunaan pewarna makanan tetapi pewarna makanan trsebut hanya terlarut dalam alkohol.. halal atau tidak?? penggunaan pewarnanya tidak dicampurkan pada bahan makanan namun hanya di oleskan saja (seperti kutex) pada bagian atas makanan contohnya coklat..dan dalam jumlah sedikit.. kira2 coklatnya jadi haram ga ya?? mohon balasannya.. terima kasih sebelumnya..


&lt;strong&gt;Abu Al Maira :&lt;/strong&gt;

Maaf, untuk yang ini saya gak bisa jawab...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf nih melenceng sedikit.. tapi masih masalah alkohol.. kalau penggunaan pewarna makanan tetapi pewarna makanan trsebut hanya terlarut dalam alkohol.. halal atau tidak?? penggunaan pewarnanya tidak dicampurkan pada bahan makanan namun hanya di oleskan saja (seperti kutex) pada bagian atas makanan contohnya coklat..dan dalam jumlah sedikit.. kira2 coklatnya jadi haram ga ya?? mohon balasannya.. terima kasih sebelumnya..</p>
<p><strong>Abu Al Maira :</strong></p>
<p>Maaf, untuk yang ini saya gak bisa jawab&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: EDDE BIMA</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1410</link>
		<dc:creator>EDDE BIMA</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 02:19:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1410</guid>
		<description>tapi gimana donk,...lo qta mo jln  breng tmen ato klurga,...coz skrngkn,...parfum non alkohol tuch langka bnget,.. truz lo da pun pasti hargax mahal,...n aromax jg aneh2 g cocok ma selera ank muda jman sekarang ,....




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu Al Maira ;&lt;/strong&gt;

Sekarang parfume non alkohol juga udah banyak aromanya... Gak kalah dengan parfume alkohol... Harganya juga gak mahal, malah jauh lebih murah dari parfume alkohol branded&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tapi gimana donk,&#8230;lo qta mo jln  breng tmen ato klurga,&#8230;coz skrngkn,&#8230;parfum non alkohol tuch langka bnget,.. truz lo da pun pasti hargax mahal,&#8230;n aromax jg aneh2 g cocok ma selera ank muda jman sekarang ,&#8230;.</p>
<blockquote><p><strong>Abu Al Maira ;</strong></p>
<p>Sekarang parfume non alkohol juga udah banyak aromanya&#8230; Gak kalah dengan parfume alkohol&#8230; Harganya juga gak mahal, malah jauh lebih murah dari parfume alkohol branded</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Aq_hijau</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1405</link>
		<dc:creator>Aq_hijau</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 03:38:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1405</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,
trm ksh ats postingnya....
Sya agak bingung, Anda mncantumkan Hadist yg mnyatkan bahwa sesuatu yg dlm jmlh bnyk dpt memabukan adlh haram,mka yg dlm jmlh sdikit pun haram.
Ktika Anda mnjwab kmentr dr slh satu shbt qta,Anda smpaikn prfum dgn kdr alkhol rndah(tdk memabukan) adlh sah2 saja. Kalau yg jd parameter adalah mabuknya, brti jika saya minum miras dan tdk mabuk,itu sah2 saja y? ^_^
sukron




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;Abu Al Maira :&lt;/strong&gt;
Alaikum salam warahmatullah...

Dibedakan antara khamr dengan alkohol... Antara sesuatu yang memabukkan dengan alkohol....
Misalnya ganja atau morfin atau yang semacamnya, toh benda2 itu bukan alkohol, tapi benda2 tersebut termasuk khamr... Jadi konteksnya beda...

Analogi simplenya seperti ini...
Anda tahu Whiskey,,, Taruhlah tidak usah minum 1 gelas, tapi cukup minum 1 sendok makan saja, maka hukumnya tetap haram... karena apa, ya khamr itu tadi...

Sekarang anda campur 1 sendok makan alkohol kedalam 1 galon aqua [19 liter]. Lantas anda minum aqua tadi semuanya.. Apakah aqua tersebut haram ? tentu tidak, paling2 anda kembung dan mau muntah [sama halnya dengan mabuk, bisa membuat muntah juga] karena kebanyakan minum air... 

Mudah2an penjelasan saya ini bisa sedikit membantu... Kalau kurang jelas bisa tanyakan kepada yang lain... Kemudian tuliskan kembali diblog ini sebagai bahan diskusi... &lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,<br />
trm ksh ats postingnya&#8230;.<br />
Sya agak bingung, Anda mncantumkan Hadist yg mnyatkan bahwa sesuatu yg dlm jmlh bnyk dpt memabukan adlh haram,mka yg dlm jmlh sdikit pun haram.<br />
Ktika Anda mnjwab kmentr dr slh satu shbt qta,Anda smpaikn prfum dgn kdr alkhol rndah(tdk memabukan) adlh sah2 saja. Kalau yg jd parameter adalah mabuknya, brti jika saya minum miras dan tdk mabuk,itu sah2 saja y? ^_^<br />
sukron</p>
<blockquote><p><strong>Abu Al Maira :</strong><br />
Alaikum salam warahmatullah&#8230;</p>
<p>Dibedakan antara khamr dengan alkohol&#8230; Antara sesuatu yang memabukkan dengan alkohol&#8230;.<br />
Misalnya ganja atau morfin atau yang semacamnya, toh benda2 itu bukan alkohol, tapi benda2 tersebut termasuk khamr&#8230; Jadi konteksnya beda&#8230;</p>
<p>Analogi simplenya seperti ini&#8230;<br />
Anda tahu Whiskey,,, Taruhlah tidak usah minum 1 gelas, tapi cukup minum 1 sendok makan saja, maka hukumnya tetap haram&#8230; karena apa, ya khamr itu tadi&#8230;</p>
<p>Sekarang anda campur 1 sendok makan alkohol kedalam 1 galon aqua [19 liter]. Lantas anda minum aqua tadi semuanya.. Apakah aqua tersebut haram ? tentu tidak, paling2 anda kembung dan mau muntah [sama halnya dengan mabuk, bisa membuat muntah juga] karena kebanyakan minum air&#8230; </p>
<p>Mudah2an penjelasan saya ini bisa sedikit membantu&#8230; Kalau kurang jelas bisa tanyakan kepada yang lain&#8230; Kemudian tuliskan kembali diblog ini sebagai bahan diskusi&#8230; </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nissa</title>
		<link>http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1356</link>
		<dc:creator>nissa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 08:11:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jacksite.wordpress.com/2007/07/13/hukum-parfum-alkohol-dalam-islam/#comment-1356</guid>
		<description>Sekarang kan banyak teu parfum2 yang dijual per milinya, dan rata2 aroma dari jenis2 parfum itu benar2 menyerupai aslinya. Parfum jnis ini bnyak dikembangkan para pengusaha parfum, apakah parfum jenis ini, benar2 merupakan essence daripada parfum aslinya? bagaimana bisa mnyerupai aroma aslinya?Dan apabila kita membelinya ada 2 pilihan yang kita punya, membeli essence saja atau mencampurkannya dng sedikit alkohol.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang kan banyak teu parfum2 yang dijual per milinya, dan rata2 aroma dari jenis2 parfum itu benar2 menyerupai aslinya. Parfum jnis ini bnyak dikembangkan para pengusaha parfum, apakah parfum jenis ini, benar2 merupakan essence daripada parfum aslinya? bagaimana bisa mnyerupai aroma aslinya?Dan apabila kita membelinya ada 2 pilihan yang kita punya, membeli essence saja atau mencampurkannya dng sedikit alkohol.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
