Hadits Tentang Silaturrahmi


Abu Usaid Malik bin Rabi’ah As-sa’idi radliyallaahu ’anhu bersabda (yang artinya) : ”Ketika kami duduk di sisi Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam, tiba-tiba datang seseorang dari Bani Salimah, ia bertanya,”Ya Rasulullah, apakah masih ada jalan untuk berbakti kepada orang tuaku sesudah mereka meninggal dunia?”. Rasulullah menjawab,”Ya, dengan jalan mendoakan keduanya, memintakan ampun keduanya, melaksanakan janji (wasiat) keduanya, menjalin silaturahim yang hanya dapat dilakukan keduanya, dan menghormati teman-teman keduanya” (HR. Abu Dawud). Sanad hadits ini dla’if, karena dalam periwayatan hadits ini ada seorang perawi yang bernama Ali bin ’Ubaid As-Sa’idi; dia adalah seorang yang tidak dikenal. Sedangkan perawi lainya adalah tsiqah. Lihat dalam kitab bahjatun-Naadhiriin hadots nomor 343 oleh Syaikh Salim bin ’Ied Al-Hilaly; dan Takhrij Riyaadlush-Shaalihiin oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth

One Comment to “Hadits Tentang Silaturrahmi”

  1. Assalamu ‘alaikum, boleh minta hadits (dlm Bahasa Arab)nya. JazakumuLLah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: