Obat Herbal Biduri [Calotropis gigantea [Wild.] Dryand.ex W.T.Ait.]


biduri.jpg

Sifat dan Kasiat

Kulit akar biduri berkhasiat kolagola, peluruh keringat (diaforetik), perangsang muntah (emetik), memacu kerja enzim pencernaan (alteratif) dan peluruh kencing (diuretik). Kulit kayu biduri berkhasiat emetik, bunga berkhasiat tonik dan menambah nafsu makan (stomakik).

Daun berkhasiat rubifasien dan menghilangkan gatal. Getahnya beracun dan dapat menyebabkan muntah. Namun berkhasiat sebagai obat pencahar.

Kandungan Kimia

Akar mengandung saponin, sapogenin, kalotropin, kalotoksin, uskarin, kalaktin, gigatin dan harsa. Daun mengandung saponion, flavonoid, polifenol, tanin dan kalsium oksalat. Batang mengandung tanin, saponin dan kalsium oksalat. getah mengandung racun jantung yang menyerupai digitalis.

Bagian yang digunakan adalah kulit akar, daun, getah dan bunga.

Indikasi

Kulit akar digunakan untuk pengobatan:
• Demam
• Perut terasa penuh
• kaki pegal dan lemas
• Gigitan ular beracun, Borok kronis, dan
• Penyakit kulit lainnya

Daun digunakan untuk pengobatan:
• Kudis, luka, borok, sariawan,
• Gatal pada cacar (varicella)
• Campak (measles)
• Demam, dan
• Batuk

Bunga diginakan uuntuk pengobatan:
• Radang lambung
• Batuk, sesak napas, influenza
• Sifilis sekunder, kencing nanah (gonorrhoea) dan kusta (lepra)

Getah digunakan untuk pengobatan:
• Bisul, eksim
• Pembesaran kelenjar getah bening
• Luka pada sifilis, luka dikaki
• Sakit gigi dan
• Mencabut duri yang menusuk kulit

Cara pemakaian

Untuk obat yang diminum, rebus 0,1 – 0,65 g kulit akar, lalu diminum.

Untuk pemakaian luar, layukan daun segar secukupnya, lalu tambahkan kapur sirih dan giling sampai halus. Selanjutnya lumurkan ramuan ke bagian tubuh yang terkena penyakit kudis. Untuk sakit perut, layukan daun segar di atas api, lalu oleskan minyak di bagian permukaannya, digunakan untuk menutup perut. Untuk sakit telinga, tumbuk dau muda sampai halus, lalu peras. Air perasannya diteteskan pada telinga yang sakit. Untuk luka atau borok, giling daun kering sampai halus, lalu taburkan serbuk pada bagian yang luka atau borok.

Contoh pemakaian

Gastritis

Cuci 1/3 genggam bunga biduri, lalu rebus dalam tiga gelas air sampai tersisa kira-kira 2 1/4 gelas. Setelah dingin, saring dan tambahkan madu secukupnya. Selanjutnya ramuan siap untuk diminum. Untuk pengobatan, minum ramuan ini sebanyak 3/4 gelas, sehari tiga kali.

Lepra, Sifilis, sekunder, gonorrhoea

Rebus 0,1 g bunga kering dalam tiga gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum.

Digigit ular berbisa

Cuci akar sebesar 1 jari sampai bersih, lalu kunyah dan airnya ditelan, sedangkan ampasnya digunakan untuk menutup luka.

Kaki pegal dan lemas

Cuci akar secukupnya sampai bersih, lalu tumbuk halus. Tambahkan tepung beras (sama banyak) dan aduk sampai rata. Gosokkan ramuan pada bagian kaki yang sakit.

Bisul

Teteskan getah buah di atas bisul yang membandel.

Luka pada sifilis dan kaki

Cuci luka-luka pada sifilis dan kaki, lalu oleskan getah biduri pada luka tersebut.

Tertusuk duri halus

Teteskan getah biduri pada bagian tubuh yang tertusuk duri. Secara langsung, getah akan mengaluarkan duri di dalam kulit dengan sendirinya.

Pembesaran kelenjar getah bening

Oleskan kelenjar yang membengkak dengan getah biduri.

Sakit gigi

Oleskan getah biduri pada gigi yang sakit. Cara pengolesan ini harus dilakukan dengan hati-hati, jangan mengenai gigi yang sehat.

Batuk dan sesak napas

Bakar daun kering lalu hisap akarnya.

Sariawan

Cuci daun secukupnya sampai bersih, tumbuk sampai halus kemudian diperas. Oleskan air perasanya pada bagian yang sariawan.

Campak

Cuci 1/4 bagian daun biduri, 1/4 genggam daun asam muda dan rimpang kunyit sebesar 1/2 jari, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan satu cangkir air masak dan satu sendok makan madu. lalu aduk sampai rata. Selanjutnya ramuan disaring dan air saringannya diminum. Pengobatan ini dilakukan 2 kali sehari.

Sakit telinga

Cuci daun muda sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Selanjutnya peras dan saring, lalu airnya diteteskan pada bagian telinga yang sakit. Lakukan pengobatan in 3-4 kali sehari.

Sakit perut

Cuci daun sampai bersih lalu layukan di atas api. Oleskan minyak, kemudian letakkan daun dieskitar perut.

Kudis

Cuci satu genggam daun segar sampai bersih, llau bilas dengan air matang. Layukan daun-daun tersebut di atas api, lalu tumbuk dan tambahkan 1/4 sendok teh kapur sirih. Penumbukan dilakukan sampai ramuan menjadi adonan seperti bubur kental. Terakhir oleskan ramuan pada tangan dan kaki yang kudisan.

Gatal

Cuci daun biduri sampai bersih, lalu oleskan minyak kelapa di bagian permukaanya dan layukan di atas api. Bahan tersebut digunakan untuk membalur luka.

Catatan

Getah tumbuhan biduri beracun. Karena getahnya terdapat pada semua bagian tumbuhan maka dosis berlebihan dapat menimbulkan tanda-tanda keracunan.

Di India, dosis yang digunakan cukup besar, yaitu 3,25 – 3,9 g untuk khasiat emetik, sifilis sekunder, gangguan spasmodik, leukoderma, lepra dan rematik kronis. Akar yang dibakar, lalu ditambah minyak. dapat digunakan untuk memoles kelainan kulit seperti sifilis dan lepra. Jika kulit akar yang ditumbuk halus dan ditambah dengan cukup beras, akan membentuk adonan seperti bubur kental. Adonan ini dapat diborehkan pada kaki yang bengkak karena penyakit kaki gajah, yang disertai bengkak pada kantung buah zakar (elefantiasis tungkai dan scrotum)

Ibu hamil dilarang minum ekstrak tumbuhan ini karena dapat menyebabkan keguguran.

Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha/hd

7 Komentar to “Obat Herbal Biduri [Calotropis gigantea [Wild.] Dryand.ex W.T.Ait.]”

  1. Mohon informasi di mana saya bisa memperoleh obat herbal biduri.

    Terima kasih

    Poppy

  2. Mungkin mbak Poppy bisa mencari-cari di tempat orang2 yang memiliki apotik hidup. Atau mungkin bisa menghubungi holtikultura Deptan di Pasar Minggu.

    Mohon maaf jika jawaban saya kurang memuaskan.

  3. Pak, apa nama daerahnya (Jawa) dari pohon biduri? kebetulan Ibu Saya terkena radang lambung yang cukup serius. Terimakasih sebelumnya

  4. Kalo yang dimaksud nama jawanya, saya gak tahu. Kalo di daerah jawa mana ada tanaman biduri, saya juga belum tahu.

    Maaf sebelumnya.

  5. Kalau di Jawa nama Biduri adalah : Sidaguri, widuri, sidoguri, burigha, saduri terus bahasa mana lagi yang diminta, Bali, Madura atau bahasa latin aku udah siap jawab

  6. biduri ada banyak di derah lereng di kabupaten soppeng Sulawesi Selatan.
    kemungkinan besar ada banyak di provinsi Sulawesi Selatan yang bukan daerah pesisr….
    bila aeda yang telah melakukan penelitian tentang tanaman ini, bolehkah saya tau lebih dalam?
    karena saya tertarik dengan tanaman ini…
    harap hubungi di 081355526546. terima kasih….

    Abu Al Maira ;

    Terus terang saya belum pernah melakukan penelitian, adapun tulisan ini juga saya copas dari buku Atlas Tumbuhan Obat…
    Ada baiknya anda mencari tahu profile Dr. Setiawan Dalimartha sebagai penulisnya, barangkali anda dengan beliau dapat melakukan kerjasama

  7. embak kok sakit mang bisa gak di obati pakai biduri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: