BOLEHKAH WANITA HAID DAN ORANG JUNUB MASUK MASJID..?


 

 

Sejak dahulu para ulama’ telah berbeda pendapat dalam permasalahan ini atas empat pendapat.

Sebagian dari kalangan madzhab Malik dan pengikutnya melarang secara muthlaq. Sebagian dari kalangan madzhab asy-Syafi’i melarang kecuali bagi pejalan dan bukan bagi yang menetap di masjid. Sebagian dari kalangan madzhab Daud adh-Dhahiriy dan pengikutnya membolehkan secara muthlaq. Sebagian mengatakan bahwa selama yang sedang junub telah berwudhu maka boleh masuk baginya ke dalam masjid.

 

 

DONLOD ARTIKEL LENGKAP

Iklan

One Comment to “BOLEHKAH WANITA HAID DAN ORANG JUNUB MASUK MASJID..?”

  1. wanita sedang mens mengikuti akad nikah di masjid bagaimana hukum pernikahanya apakah sah dimata Allah, dosa besarkah itu lalu apa yang harus dilakukan? kl wanita mens masuk masjid juga apa hukumannya kelak di akherat?

    Abu al Maira :
    Sebatas hanya topik sah/tidaknya menikah dalam keadaan haidh….

    Tidak mengapa seorang wanita menikah dalam keadaan haid atau nifas, karena tidak disyaratkan bagi seorang wanita bahwa ketika menikah harus dalam keadaan suci, demikian pula tidak termasuk syarat sahnya nikah adalah kedua mempelai dalam keadaan suci tidak berhadats, baik hadats besar maupun hadats kecil. Hanya saja jika seorang laki-laki menikahi wanita dalam keadaan nifas atau haid maka ia tidak boleh mengumpuli istrinya sehingga istrinya tersebut suci dari nifas atau haidnya. Wallahu A’lam Bish Showab. (Lihat Fatawa Lajnah Daimah 18/ 107-109)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: