Archive for Desember, 2008

Desember 30, 2008

Fiqh Aqiqah


 

Pengertian Aqiqah

’Aqiqah berasal dari kata ’aqqu (عَقُّ) yang mempunyai arti potong. Ibnul-Qayyim menukil perkataan Abu ’Ubaid bahwasannya Al-Ashmaa’iy dan lain-lain berkata :

أن أصلها الشعر الذي يكون على رأس الصبي حين يولد وإنما سميت الشاة التي تذبح عنه عقيقة لأنه يحلق عنه ذلك الشعر عند الذبح قال ولهذا قال أميطوا عنه الأذى يعني بذلك الشعر

”Pada asalnya makna ’aqiqah itu adalah rambut bawaan yang ada di kepala bayi ketika lahir. Hanya saja, istilah ini disebutkan untuk kambing yang disembelih ketika ’aqiqah karena rambut bayi dicukur ketika kambing tersebut disembelih. Oleh karena itu, disebutkan dalam hadits : ”Bersihkanlah dia dari kotoran”. Kotoran yang dimaksud adalah rambut bayi (yang dicukur ketika itu).[1]

Al-Jauhari mengatakan : ”Aqiqah adalah menyembelih hewan pada hari ketujuhnya, dan mencukur rambutnya”. Selanjutnya Ibnul-Qayyim berkata : “Dari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebutkan demikian karena mengandung dua unsur di atas dan ini lebih utama”.[2]

Oleh karena itu, definisi ’aqiqah secara syar’iy yang paling tepat adalah binatang yang disembelih karena kelahiran seorang bayi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah ta’ala dengan niat dan syarat-syarat tertentu.[3]

read more »

Iklan
Desember 26, 2008

KEHORMATAN MUSLIM (HADITS ARBA’IN)


 

عَنِ ابْنِ عُمَرَ p أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ a قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوْا أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَيُقِيمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ فَإِذَا فَعَلُوْا ذلِكَ عَصَمُوْا مِنِّي دِمَاءَ هُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ اْلإِسْلاَمِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ

Dari Ibnu Umar RMA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Aku dipe-rintahkan agar memerangi manusia sehingga mereka bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan bahwa Muham-mad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu, maka terlindung dariku jiwa dan harta mereka, kecuali dengan hak Islam, dan perhitungan mereka diserahkan pada Allah.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).*

read more »

Desember 10, 2008

Apa perbedaan antara istilah hadits shahih, hadits shahihul-isnad, dan hadits rijaaluhu tsiqaat ?


 

Apa perbedaan antara istilah hadits shahih, hadits shahihul-isnad, dan hadits rijaaluhu tsiqaat ?

Desember 10, 2008

Ambisi Memperoleh Jabatan/Kedudukan


 

Ambisi Memperoleh Jabatan/Kedudukan

Desember 3, 2008

Fiqh Qurban


 

Fiqh Qurban

Desember 1, 2008

Kaidah : Menolak Mafsadat Lebih Didahulukan daripada Mencari Maslahat


 

Kaidah : Menolak Mafsadat Lebih Didahulukan daripada Mencari Maslahat